Makananmu Penyakitmu? No Way | ahmadsarwat.com

Makananmu Penyakitmu? No Way

Fri 11 March 2011 00:00 | 13533

Nama populernya Styrofoam, tapi orang banyak menyebutkannya gabus atau busa plastik. Biasanya selesai acara pengajian atau maulidan, panitia membekali para hadirin dengan berkat berupa nasi kebuli yang dikemas di dalam styrofoam container. Sekilas, memang kelihatan agak keren memang.

Tetapi setelah ditelusuri secara seksama, di balik penampilannya, ada bahaya mengintai. Konon istilah Styrofoam sendiri merupakan merek dagang pabrik Dow Chemicals dari foamed polystyrene atau expandable polystyrene (EPS). Sayangnya masih sedkit orang yang paham tentang bahaya Styrofoam bila dijadikan pembungkus makanan.

Restoran yang ngetop dan mahal ternyata sebagiannya masih saja mengemas makanan panas menggunakan bahan berbahaya ini. Walau pun sudah ada satu dua yang sudah mulai menyadari dan mengganti kemasannya dengan bahan-bahan yang aman.

 Dulu waktu saya masih kecil, Styrofoam ini kita sebut pengganjal TV, mungkin karena biasanya ditemukan di dalam kemasan dus pembungkus TV.

Beberapa termos panas atau dingin menggunakan styrofoam sebagai penahan panas atau dingin. Panas makanan atau cairan di dalamnya tak mudah merembet keluar. Saat ini dalam kehidupan keseharian, kita menemukan styrofoam lebih banyak sebagai pembungkus makanan. Mulai dari tukang somay sampai tukang bakso, saat ini sudah siap dengan kotak styrofoam, bila pembelinya minta dibungkus untuk dibawa pulang.

Kotak styrofoam bersifat kedap air, tak mudah bocor, sehingga banyak pedagang makanan dan restoran memilih kotak styrofoam ini sebagai pembungkus, selain tentunya karena murah dan kelihatan agak keren, ketimbang dibungkus dengan tas kresek begitu saja.

Bang Sani tukang nasi uduk di dekat rumah pun selalu menyajikan barang dagangannya itu ke rumah saya dalam bungkus styrofoam. Di bagian atasnya tidak lupa disablonkan merek dagangnya, lengkap dengan alamat pemesanan dan nomor telepon.

Pembuatan Styrofoam


Di pabrik pembuatannya, styrofoam dibuat dariMa kopolimer styrene. Jadi, sebenarnya styrofoam adalah wujud lain plastik, dengan nama lain poplystyrene. Benda yang wujudnya putih ini pada dasarnya mengandung bahan kimiwai dioctyl phthalate (DOP), yang menyimpan zat Benzena. Nah yang jadi masalah justru pada Benzena itu.

Bahaya Benzena


Benzena yang bukan bensin itu adalah zat yang berpeluang menjalar ke bahan makanan yang disimpan di dalam kotak styrofoam. Benzena berpeluang masuk usus manusia berbarengan dengan makanan yang ditelan. Kalau Benzena sudah masuk perut, dia tak mudah mengurai seperti layaknya makanan lain. Dia akan tetap bersemayam di dalam perut kita.

Dan apesnya, si Benzena juga tak bisa dikeluarkan dari tubuh lewat buang air kecil atau air besar. Juga tidak bisa dimuntahkan lewat mulut. Tentu terbayang apa yang akan terjadi berikutnya, kan? Ya, semakin lama Benzena itu akan terus menesur menjadi tumpukan di dalam tubuh, lalu bertemu dengan lemak dan menjadi satu.

Dalam keadaan seperti itu, Benzena dikenal reputasinya sebagai bahan yang dapat memicu timbulnya kanker pada tubuh manusia. Wah, serem juga ya. Sudah sedemikian bahaya si Styrofoam itu, tetapi ternyata daftar bahayanya masih belum habis.

Para ahli meneliti dan menemukan fakta bahwa Benzena di dalam tubuh manusia masuk ke sel-sel darah dan lama-lama merusak sumsum tulang belakang. Akibatnya produksi sel darah merah berkurang dan timbullah penyakit anemia.

Bahaya Benzena lainnya adalah bisa menimbulkan masalah pada kelenjar tyroid yang mengganggu sistem syaraf, sehingga bisa menyebabkan kelelahan, mempercepat detak jantung, sulit tidur, badan gemetaran, dan mudah gelisah.

Bahkan si Benzena ini seringkali membuat seseorang kehilang kesadaran hingga sampai kepada kematian. Benzena juga menyebabkan berkurangnya kekebalan manusia, sehingga gejalanya seseorang mudah sekali terkena infeksi. Cukup? Ternyata belum.

Para ahli juga menemukan bahwa pada jenis kelamin wanita, Benzena berakibat buruk terhadap siklus menstruasi dan mengancam kehamilan. Dan yang paling berbahaya, zat ini bisa menyebabkan kanker payudara dan kanker prostat. Bila terkena suhu tinggi, pigmen styrofoam akan bermigrasi ke makanan.

Bila makanan yang baru digoreng ditempatkan di kantong plastik, suhu minyak yang tinggi akan menghasilkan kolesterol atau lemak jenuh yang tinggi pula yang mudah larut dengan styrene, bahan dasar styrofoam.

Styren bersifat larut lemak dan alkohol. Karena itulah, styrofoam bukan tempat yang baik bagi susu berlemak tinggi. Ia juga bukan tempat yang baik bagi kopi yang dicampur krim. Padahal, kini banyak restoran cepat saji yang menyuguhkan kopi panas dalam wadah ini.

BPOM RI


Kalau Styrofoam sedemikian berbahaya buat kesehatan, lalu mengapa kita masih saja mendapatinya dijadikan pembungkus makanan? Salah satu alasannya mungkin karena ada faktor dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, yang menyatakan pendapat agak berbeda.

Badan ini menyebutkan dalam siaran persnya bahwa sejauh ini tidak ada satu negarapun di dunia yang melarang penggunaan styrofoam atas dasar pertimbangan kesehatan. Kebijakan pelarangan di sejumlah negara berkaitan dengan masalah pencemaran lingkungan.

Menurut JECFA-FAO/WHO monomer stiren tidak mengakibatkan gangguan kesehatan jika residunya tidak melebihi 5000 ppm. Pada saat ini Badan POM RI telah melakukan sampling dan pengujian terhadap 17 jenis kemasan makanan styrofoam.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua kemasan tersebut memenuhi syarat (terlampir). Namun demikian, tetap saja BPOM RI menghimbau agar masyarakat berhati-hati dalam menggunakan bahan Styrofoam untuk kemasan pembungkus makanan.

Misalnya, Badan ini menghimbau agar jangan menggunakan kemasan styrofoam dalam microwave. Juga agar jangan menggunakan kemasan styrofoam yang rusak atau berubah bentuk untuk mewadahi makanan berminyak/berlemak apalagi dalam keadaan panas.

Di Amerika Sudah Tidak Dipakai


Entah mana yang benar, tetapi informasi yang sampai menyebutkan bahwa di Amerika sendiri sejak tahun 1990, semua negara bagian melarang pemakaian kemasan makanan dari foam ini. Berbagai restoran seperti Wendy''''s, Burger King dan lain-lain juga mulai berhenti memakai styrofoam ini.

Malah Coast Guard, pemakai styrofoam pertama juga mengklaim kalau mereka tidak akan memakai styrofoam buat mengemas makanan di kapal2 mereka.

Kriteria Makanan Haram


Selama ini kita sebagai muslim hanya bicara tentang makanan haram dengan alasan karena faktor tercemar najis atau memabukkan. Sedangkan makanan yang memberikan madharat buat tubuh masih jarang dibahas para ulama. Kasus lemak babi dan kadar Alkohol dalam makanan selalu jadi tema hangat dalam membahas makanan halal.

Tetapi kajian tentang makanan nyaris tidak pernah menyentuh wilayah makanan yang berbahaya, baik sebagai zat makanan, atau teknik penyajian dan penyimpanan makanan. Maka ketika mendapat penjelasan panjang lebar tentang betapa berbahaya mengemas makanan dan minuman dengan styrofoam, saya jadi agak bergidik, sambil berpikir bahwa seharusnya bab kemadharatan makanan ini harus kita kedepankan di masa sekarang ini.

Tapi sayangnya saya belum pernah dengar bahwa lembaga fatwa semacam Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengharamkan makanan-makanan yang sifatnya membahayakan diri manusia ini. Seharusnya, makanan yang merusak tubuh, seperti yang berformalin, mengadung zat pewarna berbahaya, atau yang dikemas dengan styrofoam juga dapat jatah fatwa haram dari MUI. Sebab Allah SWT telah berfirman :

Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. (QS. Al-Baqarah: 195)

Dan janganlah kamu membunuh dirimu sendiri. Sesungguhnya Allah sangat mengasihi kamu. (QS. An-Nisa: 29)

 Dan Rasulullah SAW yang tiap tahun selalu tidak pernah absen kita rayakan kelahirannya itu juga telah bersabda :

Orang yang melempar tubuhnya dari atas gunung, berarti dia melempar dirinya masuk ke dalam neraka jahanam, kekal untuk selama-lamanya. (HR. Bukhari)

So, kita perlu sedikit mengubah gaya hidup, manakalah memang terbukti kurang sehat dan beresiko menimbulkan penyakit yang merugikan. Dan menghindari diri dari kebinasaan dan kematian adalah kewajiban agama.

Saya sendiri sekarang sudah tidak lagi meninggalkan air minum di dalam mobil dalam botol-botol plastik. Sebab ketika mobil itu diparkir di bawah terik matahari, suhu udara di ruang kabin akan naik dan memanas.

Panas kabin ini juga akan menimbulkan reaksi pada botol plastik. Untuk itu botol minum sudah saya ganti dengan yang berbahan kaca atau beling, biar aman. Kalau saya menyuruh orang untuk beli jajanan di luar, bakso, soto mie, mie ayam atau apapun, saya suruh bahwa rantang sendiri dari rumah biar aman.

Sebab kalau makanan panas itu dibawa pulang dengan dibungkus plastik, ternyata plastik itu bereaksi terhadap panas. Cuma yang agak repot kalau pulang maulidan, panitia masih saja membungkus berkat kebuli panas dengan kemasan styrofoam. Ditolak sayang, dimakan di tempat rada gengsi. Repot juga tuh.

Mari kita kembalikan fungsi Styrofoam kepada aslinya, yaitu buat ganjal TV dan barang elektronik saja, dan bukan buat membungkus makanan. Makanan yang masuk perut kita seharusnya menjadi penyembuh dan bukan makananmu adalah penyakitmu.

Wassalam 

Semua Tulisan Penulis :
Ahmadiyah : Agama Buatan Inggris Untuk Meruntuhkan Islam
7 March 2011, 00:00 | 15.584 hits
Upss Jumlah Pelajar Kita di Iran Melebihi di Al-Azhar!!
4 March 2011, 00:00 | 18.792 hits
Ujian Nasional : Melahirkan Bangsa Tidak Jujur
27 February 2011, 00:00 | 12.446 hits
Maulid Nabi : Kenapa Nabi Muhammad SAW Orang Arab?
19 February 2011, 00:00 | 19.275 hits
Celana Jeans : Haramkah Karena Mirip Pakaian Orang Kafir?
15 February 2011, 00:00 | 20.684 hits
Kerusuhan : Yuk Evakuasi Al-Azhar ke Indonesia
3 February 2011, 00:00 | 19.636 hits
Buku Baru : Islam Liberal 101
27 January 2011, 00:00 | 17.013 hits
Istri Bukan Pembantu
20 January 2011, 00:00 | 14.954 hits
Pejabat vs Pilot Pesawat
17 January 2011, 00:00 | 14.912 hits
Film Ar-Risalah : Satu Jembatan Barat Islam
10 January 2011, 00:00 | 15.414 hits
Nonton Bola di GBK, Tidak Shalat Maghrib?
23 December 2010, 00:00 | 18.854 hits
Perayaan Tahun Baru Islam, Nasional dan Natal
8 December 2010, 00:00 | 17.523 hits
Hijrah Nabi SAW dan Negara Islam Madinah
30 November 2010, 00:00 | 19.255 hits
Qurban : Antara Ritual dengan Sosial
18 November 2010, 00:00 | 12.391 hits
Rumah Hunian dan Pendidikan Masa Depan
18 November 2010, 00:00 | 13.526 hits
Puasa Arafah Ikut Saudi?
15 November 2010, 00:00 | 20.934 hits
Sultan Maridjan
29 October 2010, 00:00 | 17.862 hits
Kegagalan Sekolah Dalam Mendidik (bag. 2)
20 October 2010, 00:00 | 15.953 hits
Kegagalan Sekolah Dalam Mendidik
19 October 2010, 00:00 | 16.912 hits
Sirik dan Pitnah
14 October 2010, 00:00 | 17.512 hits
Penjual Stiker
21 September 2010, 00:00 | 16.926 hits
52 Trilyun Biaya Untuk Lebaran : Syar`ikah?
20 September 2010, 00:00 | 19.038 hits
Ketika WTC Runtuh (9 Tahun Kemudian)
11 September 2010, 00:00 | 17.750 hits
Situs Hadits Onlinet : Teks Arab Plus Terjemah dan Search Engine
11 September 2010, 00:00 | 22.904 hits
Perbedaan Zakat Infaq dan Sedekah
8 September 2010, 00:00 | 21.562 hits
Sudah Shalat Ied Hari Jumat, Apa Masih Wajib Shalat Jumat?
7 September 2010, 00:00 | 21.639 hits
Muhammad Al-Fatih Sang Penakluk Konstantinopel 1453
29 August 2010, 00:00 | 27.449 hits
Ramadhan dan TV
15 August 2010, 00:00 | 21.291 hits
Amerika : Negeri Muslim Yang Dimurtadkan (bag. 3)
7 August 2010, 00:00 | 24.138 hits
Amerika : Negeri Muslim Yang Dimurtadkan (bag. 2)
6 August 2010, 00:00 | 20.738 hits
Saatnya Mengubah Sistem Kepemimpinan
5 July 2010, 00:00 | 17.307 hits
Kunjungan ke Universitas Islam Antar Bangsa (IIUM)
22 June 2010, 00:00 | 25.467 hits
Saung Istiqamah KBRI Singapore : Fiqih Minoritas
20 June 2010, 00:00 | 20.129 hits
Mau Dirikan Khilafah? Mulailah Dari Sekarang
8 June 2010, 00:00 | 18.506 hits
Kuliah di LIPIA
6 June 2010, 00:00 | 33.120 hits
Israel vs Umat Islam
5 June 2010, 00:00 | 19.478 hits
Melawan Amerika Ala Jepang
13 March 2010, 00:00 | 18.574 hits
Ensiklopedi Fiqih Online Berbahasa Indonesia
9 March 2010, 00:00 | 25.063 hits
45 Jilid Ensiklopedi Fiqih Terlengkap
4 March 2010, 00:00 | 28.963 hits
Printing On Demand (Mencetak Buku Sebiji)
28 February 2010, 00:00 | 29.863 hits
Hukum Lelang
20 February 2010, 00:00 | 19.626 hits
Nikah Siri : Solusi Atau Intimidasi?
18 February 2010, 00:00 | 26.160 hits
Wakaf Buku Fiqih Mawaris, Mau?
13 February 2010, 00:00 | 21.543 hits
Dengar Ceramah HAMKA di Youtube
12 February 2010, 00:00 | 22.097 hits
Kitab Online Hasil Scan = Bajakan?
10 February 2010, 00:00 | 28.240 hits
Pelatihan Dasar Faraidh (PDF) di DU CENTER
22 January 2010, 00:00 | 18.876 hits
Tabel Waris,  Materi dan Buku For Free
16 January 2010, 00:00 | 24.895 hits
Iblis Liberal
26 December 2009, 00:00 | 20.796 hits
Berpindah-Pindah Madzhab
7 December 2009, 00:00 | 16.840 hits
Wakaf Ilmu :Metode Mendatangkan Pahala Abadi
12 October 2009, 00:00 | 20.425 hits
Jam Gempa & Klenik Nomor Ayat Al-Quran
8 October 2009, 00:00 | 36.336 hits
Alahumma Laka Shumtu : Hadits Dhaif?
10 September 2009, 00:00 | 25.840 hits
Ramadhan dan Polisi
7 September 2009, 12:23 | 18.671 hits
Dilemma PNS Jujur
3 September 2009, 00:00 | 20.215 hits
Ramadhan : Bulan Petasan?
26 August 2009, 00:00 | 32.685 hits
Ramadhan dan Produktifitas Kerja
25 July 2009, 00:00 | 19.445 hits
Bercermin Dengan Yahudi (2)
16 June 2009, 00:00 | 17.351 hits
Bercermin Dengan Yahudi (1)
15 June 2009, 00:00 | 19.184 hits
Masuknya Islam ke Indonesia
13 June 2009, 00:00 | 31.889 hits
Buya Hamka dan KH Abdullah Syafi`i
7 June 2009, 00:00 | 25.630 hits
Daftar Tempat Ceramah
31 January 2009, 00:00 | 27.239 hits
Hukum Musik Dalam Pandangan Syariah
31 January 2009, 00:00 | 22.183 hits
Ke Al-Jazeera Channel Doha Qatar
21 September 2008, 00:00 | 25.285 hits
Qatar Selayang Pandang
20 September 2008, 00:00 | 30.373 hits
Ceramah ke Qatar
19 September 2008, 00:00 | 19.162 hits
Tunjangan Bayi Jepang 30 Juta Per Tahun Per-anak
6 May 2008, 00:00 | 15.327 hits
Mengunjungi Hiroshima (Dakwah ke Jepang bag. 5)
5 May 2008, 00:00 | 32.980 hits
Jadwal Ceramah (Dakwah ke Jepang bag. 4)
4 May 2008, 00:00 | 24.878 hits
Masjid Kobe (Dakwah ke Jepang bag. 3)
3 May 2008, 00:00 | 15.659 hits
Islam dan Jepang ((Dakwah ke Jepang bag. 2)
2 May 2008, 00:00 | 21.597 hits
Dakwah ke Jepang (bag. 1)
1 May 2008, 00:00 | 13.557 hits
Haji Basir (bag. 2)
9 September 2007, 00:00 | 10.846 hits
Haji Basir
9 June 2007, 00:00 | 15.857 hits
Lahir di Mesir
8 June 2007, 00:00 | 17.928 hits