52 Trilyun Biaya Untuk Lebaran : Syar`ikah? | ahmadsarwat.com

52 Trilyun Biaya Untuk Lebaran : Syar`ikah?

Mon 20 September 2010 00:00 | 19038

Tahukah anda berapa biaya yang dikeluarkan oleh bangsa Indonesia yang muslim ini dalam meraih kebahagiaan seiring datangnya Hari Raya Idul Fitrhi tahun ini?

52 trilyun!!!

Luar biasa besar biaya syiar lebaran bangsa miskin ini. Demikian dilaporkan oleh www.vivanews.com 16 september 2010. Angka itu bukan asal sebut, sebab datang dari data Bank Indonesia (BI) yang mencatat dana outflow atau keluar dari brankas bank sentral selama periode lebaran 2010 ini mencapai Rp52 triliun.

Palang Merah Indonesia (PMI) punya data bahwa tahun ini sekitar 20 juta orang diperkirakan mudik ke kampung halaman. Sedangkan, berdasarkan perkiraan Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan 15,5 juta orang.

Semua itu tentu membutuhkan biaya besar, bukan hanya ongkos angkutan yang harganya menjulang, tetapi para pemudik umumnya membawa pulang juga sejumlah uang yang tidak sedikit. Kalau ditotal, rasanya akan berjumlah trilyunan rupiah.

Belum lagi belanja hadiah parcel yang kadang harganya tidak masuk akal, entah karena curang atau memang begitulah cara meraup keuntungan yang jarang-jarang terjadi. Malah yang lebih dahsyat, Gubernur Jawa Barat menggelontorkan 1,7 milyar (Rp. 1.700.000.000,-) hanya untuk keperluan mencetak dan mengirim Kartu Ucapan Selamat Lebaran.

Konon Sang Gubernur menyebar kartu ucapan Idul Fitri sebanyak 450 ribu buah. Jumlah ini setara dengan 1 persen 43 juta penduduk Jawa Barat. Peruntukannya, biaya perangko Rp. 675 juta dan ongkos cetak kartu Rp. 700 juta.

Angka yang luar biasa fantastis ini tak urung mengundang kecurigaan KPK untuk menyelidiki. Tapi lepas dari apakah uang itu halal atau tidak, rasanya ada yang aneh, kalau sekedar untuk kartu lebaran saja harus dikeluarkan uang sebesar itu.

Esensi Idul Fithir


Idul Fithr memang bagian dari syiar agama Islam, dimana hari itu dianggap sebagai hari raya. Namun kalau kita kaitkan dengan apa yang sudah menjadi tradisi bangsa ini dalam kaitannya dengan Idul Fithri, perlu juga kita ingat-ingat garis aslinya dalam beberapa point besar, misalnya ;

1. Idul Fithri Hanya Tanggal 1 Syawwal

Dalam agama Islam, yang disebut sebagai Hari Raya Idul Fithr itu hanya tanggal 1 Syawwal saja, tanggal 2 dan seterusnya sudah bukan hari raya lagi.

Tapi yang kita lihat, meski resminya tanggal merah hanya 2 hari, tetapi lebaran di kampung kita bisa sampai sebulan. Lalu lalang orang mudik dan arus baliknya, juga bisa lebih dari 2 minggu. Berbagai acara halal bi halal yang digelar, meski sering dibilang itu berisi pengajian, ceramah dan memperdalam ilmu agama, tetapi biasanya susah untuk dihindari dari acara makan-makan. Seolah semua kegiatan keagamaan, harus disertai dengan makan-makan. Itu yang saya alami sendiri.

Tadinya saya kira, cukup sudah berbagai undangan ceramah dengan judul acara buka puasa membuat badan ini gemuk, tetapi ternyata undangan `makan-makan` masih terus berdatangan. Kali ini judulnya pengajian halal bi halal, tapi esensinya tetap tidak lepas dari urusan makan juga.

2. Hakikat Puasa Adalah Hidup Sederhana

Pelajaran yang paling mendasar tentang hakikat berpuasa selama sebulan penuh adalah bahwa puasa itu mendidik kita untuk hidup sederhana. Makan dan minum apa adanya, kalau pun ada kegembiraan, sesunggunya karena kita merasa bersyukur bahwa Allah memberi kita izin untuk bisa menempuh puasa dan ibadah-ibadah lainnya. Kegembiraan yang lahir dari sukses telah menjalankan perintah Allah.

Tapi yang kita lihat, justru sejak belum masuk Ramadhan, cara makan dan minum kita, bahkan belanja kita, jauh dari sikap hidup sederhana. Puncaknya waktu lebaran, bayangkan bangsa kita yang miskin ini sampai menggelontorkan 52 trilyur. Ada sebuah pertanyaan besar yang perlu kita renungkan, apakah semua ini untuk rasa syukur ataukah memang dasarnya kita ini terlalu suka kehidupan yang bersifat konsumtif?

Kalau untuk berkirim kartu ucapan Selamat Lebaran sampai harus mengeluarkan uang sampai 1,7 milyar, rasanya jauh dari rasa syukur. Mending uang segitu untuk membangun sekolah yang roboh, atau untuk memberi lapangan kerja buat rakyat semakin hari semakin banyak yang jadi pengangguran.

Tentu tuisan ini bukan dalam kapasitas untuk mengkritik si A atau si B. Ini adalah masalah lifestyle bangsa kita, yang terlanjur menjadikan belanja konsumtif sebagai budaya. Meski keadaan ekonomi susah. Dan sayangnya, tidak jarang semua itu dikaitkan dengan hari raya agama.

3. Demi Kebutuhan Lebaran Rela Mengambil Yang Haram


Kerawanan dalam pencurian, penipuan, perampokan dan berbagai bentuk kriminalitas umumnya meningkat seiring dengan datangnya lebaran. Entah siapa yang bisa kita salahkan, apakah malingnya atau orang yang kemalingan. Yang pasti, tidak sedikit maling yang terpaksa melakukan perbuatan haram, demi untuk biaya lebaran.

Padahal merayakan lebaran itu tidak perlu biaya, tidak harus sepanjang waktu dan juga bukan dengan belanja ini dan itu. Tetapi para maling pun tidak mau disalahkan begitu saja. Mereka beraksi juga sebagiannya karena pengaruh kesempatan.

Bagaimana para jambret tidak melhat kesempatan, kalau nyaris semua orang ramai-ramai membawa uang, perhiasan dan uang saat mudik. Mulai dengan cara pura-pura sampai bawa senjata, bahkan pakai hipnotis pun dilakoni, yang penting bisa dapat rampasan.

Seberapa Efektif Nilai Pendidikan Ramadhan


Kalau sudah begini, lagi-lagi kita harus berpikir keras, selama ini begitu banyak pengajian dan kajian di gelar di bulan Ramadhan, terus sejauh mana semua itu bisa mengubah cara hidup yang kurang sejalan dengan semangat Ramadhan dan Idul Fihtri ini? Semua perlu kita renungkan sekali lagi rasanya.

Semua Tulisan Penulis :
Ketika WTC Runtuh (9 Tahun Kemudian)
11 September 2010, 00:00 | 17.750 hits
Situs Hadits Onlinet : Teks Arab Plus Terjemah dan Search Engine
11 September 2010, 00:00 | 22.904 hits
Perbedaan Zakat Infaq dan Sedekah
8 September 2010, 00:00 | 21.562 hits
Sudah Shalat Ied Hari Jumat, Apa Masih Wajib Shalat Jumat?
7 September 2010, 00:00 | 21.639 hits
Muhammad Al-Fatih Sang Penakluk Konstantinopel 1453
29 August 2010, 00:00 | 27.449 hits
Ramadhan dan TV
15 August 2010, 00:00 | 21.291 hits
Amerika : Negeri Muslim Yang Dimurtadkan (bag. 3)
7 August 2010, 00:00 | 24.138 hits
Amerika : Negeri Muslim Yang Dimurtadkan (bag. 2)
6 August 2010, 00:00 | 20.738 hits
Saatnya Mengubah Sistem Kepemimpinan
5 July 2010, 00:00 | 17.307 hits
Kunjungan ke Universitas Islam Antar Bangsa (IIUM)
22 June 2010, 00:00 | 25.467 hits
Saung Istiqamah KBRI Singapore : Fiqih Minoritas
20 June 2010, 00:00 | 20.129 hits
Mau Dirikan Khilafah? Mulailah Dari Sekarang
8 June 2010, 00:00 | 18.506 hits
Kuliah di LIPIA
6 June 2010, 00:00 | 33.120 hits
Israel vs Umat Islam
5 June 2010, 00:00 | 19.478 hits
Melawan Amerika Ala Jepang
13 March 2010, 00:00 | 18.574 hits
Ensiklopedi Fiqih Online Berbahasa Indonesia
9 March 2010, 00:00 | 25.063 hits
45 Jilid Ensiklopedi Fiqih Terlengkap
4 March 2010, 00:00 | 28.963 hits
Printing On Demand (Mencetak Buku Sebiji)
28 February 2010, 00:00 | 29.863 hits
Hukum Lelang
20 February 2010, 00:00 | 19.626 hits
Nikah Siri : Solusi Atau Intimidasi?
18 February 2010, 00:00 | 26.160 hits
Wakaf Buku Fiqih Mawaris, Mau?
13 February 2010, 00:00 | 21.543 hits
Dengar Ceramah HAMKA di Youtube
12 February 2010, 00:00 | 22.097 hits
Kitab Online Hasil Scan = Bajakan?
10 February 2010, 00:00 | 28.240 hits
Pelatihan Dasar Faraidh (PDF) di DU CENTER
22 January 2010, 00:00 | 18.876 hits
Tabel Waris,  Materi dan Buku For Free
16 January 2010, 00:00 | 24.895 hits
Iblis Liberal
26 December 2009, 00:00 | 20.796 hits
Berpindah-Pindah Madzhab
7 December 2009, 00:00 | 16.840 hits
Wakaf Ilmu :Metode Mendatangkan Pahala Abadi
12 October 2009, 00:00 | 20.425 hits
Jam Gempa & Klenik Nomor Ayat Al-Quran
8 October 2009, 00:00 | 36.336 hits
Alahumma Laka Shumtu : Hadits Dhaif?
10 September 2009, 00:00 | 25.840 hits
Ramadhan dan Polisi
7 September 2009, 12:23 | 18.671 hits
Dilemma PNS Jujur
3 September 2009, 00:00 | 20.215 hits
Ramadhan : Bulan Petasan?
26 August 2009, 00:00 | 32.685 hits
Ramadhan dan Produktifitas Kerja
25 July 2009, 00:00 | 19.445 hits
Bercermin Dengan Yahudi (2)
16 June 2009, 00:00 | 17.351 hits
Bercermin Dengan Yahudi (1)
15 June 2009, 00:00 | 19.184 hits
Masuknya Islam ke Indonesia
13 June 2009, 00:00 | 31.889 hits
Buya Hamka dan KH Abdullah Syafi`i
7 June 2009, 00:00 | 25.630 hits
Daftar Tempat Ceramah
31 January 2009, 00:00 | 27.239 hits
Hukum Musik Dalam Pandangan Syariah
31 January 2009, 00:00 | 22.183 hits
Ke Al-Jazeera Channel Doha Qatar
21 September 2008, 00:00 | 25.285 hits
Qatar Selayang Pandang
20 September 2008, 00:00 | 30.373 hits
Ceramah ke Qatar
19 September 2008, 00:00 | 19.162 hits
Tunjangan Bayi Jepang 30 Juta Per Tahun Per-anak
6 May 2008, 00:00 | 15.327 hits
Mengunjungi Hiroshima (Dakwah ke Jepang bag. 5)
5 May 2008, 00:00 | 32.980 hits
Jadwal Ceramah (Dakwah ke Jepang bag. 4)
4 May 2008, 00:00 | 24.878 hits
Masjid Kobe (Dakwah ke Jepang bag. 3)
3 May 2008, 00:00 | 15.659 hits
Islam dan Jepang ((Dakwah ke Jepang bag. 2)
2 May 2008, 00:00 | 21.597 hits
Dakwah ke Jepang (bag. 1)
1 May 2008, 00:00 | 13.557 hits
Haji Basir (bag. 2)
9 September 2007, 00:00 | 10.846 hits
Haji Basir
9 June 2007, 00:00 | 15.857 hits
Lahir di Mesir
8 June 2007, 00:00 | 17.928 hits