Ketika WTC Runtuh (9 Tahun Kemudian) | ahmadsarwat.com

Ketika WTC Runtuh (9 Tahun Kemudian)

Sat 11 September 2010 00:00 | 17750

Hari ini 11 September 2010, tepat 9 tahun yang lalu umat Islam sedunia dikejutkan dengan serangan yang meruntuhkan gedung-gedung megah New York USA. Peristiwa runtuhnya menara WTC 11 September 2001 itu memang cukup menjadi bahan bakar kebencian rakyat Amerika secara masif terhadap umat muslim, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Ada ribuan umat Islam yang tinggal di negeri paman Sam harus mengalami penindasan, pelecehan bahkan pemberangusan hak-hak sebagai warga negara. Padahal tidak pernah dibuktikan secara resmi bahwa pelakunya adalah umat Islam secara resmi. Bahkan para ulama di dunia Islam mengutuk peristiwa itu, apa pun alasannya. Salah seorang sepupu saya yang bertahun-tahun tinggal di negeri itu dengan damai, terpaksa melarikan diri untuk menyelamatkan nyawa. Semua harta benda yang dengan susah payah dikumpulkan dengan peras keringat dan banting tulang, tiba-tiba hari itu ditinggalkan begitu saja, saat gelombang penyisiran atas warga muslim terjadi di wilayah Denver. Lewat film "My Name Is Khan", Sakhrukh Khan pun sampai memfilmkan bagaimana gelombang penyiksaan dan pengusiran atas umat Islam di Amerika, pasca peristiwa WTC yang dahsyat itu. Politik Kebijakan Luar Negeri AS Kepada Dunia Islam Setelah peristiwa WTC 9 tahun lalu, Presiden AS Bush Jr membagi dunia menjadi dua. Dunia yang mengikuti Amerika dan menjadi sekutunya, dan dunia yang mengikuti teroris dan menjadi musuh Amerika. Irak dan Afghanistan adalah negara-negara yang dicap sebagai teroris atau pelindung teroris. Afghanistan diserang pada tahun 2001, tidak lama setelah serangan terhadap gedung WTC. Tiga puluh ribu pasukan AS dikerahkan dengan dukung berbagai tipe pesawat tempur, pembom, rudal, kapal induk. Juga ada bantuan NATO sebanyak sekitar 15 ribu. Rezim Thaliban yang dipimpin Mullah Umar pun jatuh dan diganti dengan rezim boneka buatan Bush yang dipimpin oleh Hamid Karzai. Jumlah tentara Bush dan NATO di Afghanistan diperkirakan 155 ribu pasukan. Irak diserang AS pada tahun 2002 dengan alasan ada senjata pemusnah massal (Weapons of mass destruction) yang disimpan rezim Saddam dan Bush ingin membebaskan rakyat Irak dari penindasan dictator Saddam. Bush menurunkan 140 ribu personil bala tentaranya. Bush menewasakan lebih dari 1 juta orang. Bush mengangkat para anteknya untuk memimpin Irak. Namun anehnya, setelah IAEA mengumumkan bahwa tidak ada senjata pemusnah massal di Irak, tentara Amerika tetap saja bercokol di Irak hingga hari ini. Umat Islam Mengutuk Pelaku Pengeboman WTC Meski ada segelintir kalangan yang menyerukan jihad secara membabi-buta kepada apapun yang berbau Amerika, sehingga ikut bergembira dengan runtuhnya menara WTC, namun umumnya mayoritas umat Islam yang terpelajar dan terdidik secara disiplin ilmu keislaman yang baik dan mendalam punya sikap yang berbeda. Bersama para ulama sedunia, umat Islam justru ikut mengutuk peristiwa pengeboman itu. Kutukan itu keluar dari mulut para ulama besar yang merupakan suara hati 1,5 milyar umat Islam sedunia. Yang melafadzkannya bukan orang sembarangan. Beliau adalah Dr. Yusuf Al-Qaradawi. Dalam salah satu statemennya beliau menyebutkan,"Hati kami ikut berdarah atas serangan yang ditujukan kepada WTC, sebagaimana lembaga-lembaga lain di Amerika Serikat. Meskipun kami juga sangat menentang kebijakan bias Amerika terhadap Israel dalam bidang militer, politik dan ekonomi." Bahkan saat peritiwa berlangsung yang menelan korban sampai 3.000 jiwa itu, beliau menyerukan umat Islam untuk ikut mendonorkan darah buat para korban. Sebab dalam pandangan beliau, meski korban itu bukan beragama Islam, namun juga bukan hal yang dibenarkan untuk membunuhnya. Padahal di dalam pengeboman WTC itu yang mati ternyata bukan hanya non muslim, jutru terdapat ribuan muslim yang berasal dari seluruh dunia ikut menjadi korban. Kaum muslimin rugi dan bangsa Arab rugi milyaran dolar. Sikap pemerintahan Bush sendiri juga keterlaluan, ketika bereaksi yang terlalu berlebihan dan melakukan balas dendam yang juga bukan pada tempatnya. Serangan pemerintah AS dan Inggris yang begiru besar dengan senjata canggih untuk menyerang Afghansitan juga merupakan tindakan yang sama bodohnya dengan pelaku pengeboman menara WTC. Apa yang mereka inginkan di Afghanistan, Tidak ada di Afghanistan yang bisa dihancurkan kecuali bangsa yang lemah fakir dan sedang sekarat. Serangan balasan pemerintah Amerika terhadap rakyat Afghanistan dan Iraq sama sekali tidak ada gunanya bagi rakyat Amerika. Sebaliknya sikap semau gue Bush justeru akan menjadi bumerang kehancuran karena dengan menyerang Afghanistan, berarti AS memerangi kemaslahatannya sendiri yang ada di negara Arab dan kaum muslimin. Kedua Belah Pihak Tidak Berhak Mengatasnamakan Islam dan Amerika Kalau kita dalami perang antara Amerika dengan apa yang mereka sebut sebagai teroris, baik itu thaliban atau kalangan yang satu pemikiran adalah bahwa masing-masing sesungguhnya tidak punya hak untuk mewakili pihak masing-masing. Kepada Amerika dan Bush, kita pertanyakan : Siapa yang memberi hak pada Amerika dan Bush untuk menjadi polisi dunia? Lalu dengan seenaknya main bunuh dan main hukum siapa saja yang mereka tidak suka. Tindakan seperti ini tidak lain adalah tindakan preman atau bandit seperti di film koboi. Dan kepada Thaliban, Usamahi bin Laden, Zawahiri, dan Abu Ghaits, kita juga pertanyakan : Siapa yang memberi legitimasi dan hak berbicara mengatasnamakan umat Islam? Memangnya berapa sih jumlah anggota mereka dibandingkan dengan 1,5 milyar umat Islam sedunia? Dan atas dasar dalil fiqih yang manakah yang membenarkan sikap membabi buta membunuh semua nyawa yang berbau Amerika? Dan atas dalil yang mana yang membolehkan membunuh ribuan nyawa muslim yang ikut jadi korban pengeboman menara WTC? Dakwah Islam di Amerika Butuh Dukungan Ketimbang memerangi 308 juta rakyat Amerika yang sebenarnya hanya korban dari penggiringan opini yahudi yang cuma 5 jutaan di negeri itu, akan lebih baik buat kita umat Islam untuk meneruskan perjuangan penyebaran agama Islam disana. Atau lebih tepatnya, untuk mengembalikan Islam sebagaimana dahulu Islam pernah menjadi mayoritas di Amerika. (silahkan baca : http://www.ustsarwat.com/web/berita-74-amerika--negeri-muslim-yang-dimurtadkan-bag-1.html Eksistensi Islam di Barat adalah buah dari aktivitas dakwah Islam yang panjang dan berakar selama puluhan tahun. Kita menolak pemikiran yang mengajak penduduk muslim di Amerika yang berkisar 3 jutaan (cuma 1%) untuk hijrah meninggalkan medan dakwah di negeri Paman Sam itu. Justeru momentum ini harus dimanfaatkan lebih maksimal untuk meningkatkan interaksi dengan masyarakat yang akan membantah issu dan tuduhan yang berkembang. Tiga ratus jutaan rakyat Amerika adalah calon mad`u (objek dakwah), bukan hewan kurban yang mesti disembelih lehernya. Islam adalah rahmat (kasih sayang) buat seluruh ras umat manusia. Islam bukan butcher, bukan jagal, bukan pencabut nyawa dan bukan malaikat pencabut nyawa. Islam adalah sumber kehidupan, pusat peradaban, teladan kasih sayang, pelopor persaudaraan, penyeru kebaikan, pejuang toleransi beragama yang adil, penghapus perbudakan serta sumber keharmonisan umat manusia. Terry Jone Mau Membakar Al-Quran? Akibat dari penggiringan opini para dedengkot yahudi dengan penguasaan total pada jaringan pers dunia, sampai hari ini pandangan rakyat Amerika terhadap Islam umumnya masih minor dan negatif. Sehingga masih saja kita dengar kalangan anti-Islam (islamophobia) dengan berbagai macam aksi negatif. Belum lama ini terbetik kabar bahwa Pendeta Terry Jone akan melakukan aksi bakar kitab suci Al-Quran pada saat peringatan 11 September 2010 di Florida Amerika. Hal itu juga sering dikaitkan dengan rencana pembangunan masjid di lokasi Ground Zero New York, tempat dimana 9 tahun yang lalu terjdi pengeboman menara WTC. Namun Terry menegaskan bahwa rencana tindakan jahatnya itu bukan semata menentang berdrinya masjid, melainkan juga terkait dengan kebenciannya terhadap agama Islam. Tentu saja rencana aksi mendapat kecaman dari semua pihak. Sampai komandan perang AS di Afghanistan, Jendral David Petraeus mengatakan bahwa aksi itu menimbulkan masalah yang signifikan" bagi pasukan Amerika di luar negeri. "Itu bisa membahayakan pasukan (Amerika) dan bisa membahayakan seluruh upaya di Afghanistan," ujar Petraeus. Di London pun terjadi demo besar-besaran yang melibatkan 11.000 massa menentang aksi pelecehan rencana pembakaran Al-Quran oleh Pendeta Terry Jone. Dengan aksi tersebut, Pendeta Terry Jones menyebar kebencian ke seluruh dunia," kata Ketua Masyarakat Muslim London, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad. "Ekstremisme agama, apakah itu Kristen, Islam atau agama apa pun, bukan gambaran sesungguhnya dari ajaran agama." Kecaman juga datang dari Vatikan, otoritas tertinggi umat Katolik sedunnia yang menyatakan bahwa rencana Pendeta Terry Jones itu "tercela dan berbahaya." Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama, Rabu, 8 September 2010 menegaskan bahwa setiap agama berhak untuk menghormati dan melindungi kitab suci, tempat ibadah, dan simbol keagamaan masing-masing. Presiden RI SBY tidak ketinggalan ikut menyampaikan bahwa tindakan pembakaran kitab umat Islam merupakan tindakan yang tidak dapat diterima akal sehat dan bertentangan dengan nilai moral. “Setelah mencermati perkembangan keadaan di seluruh dunia, saya berpendapat bahwa ini sesuatu yang membahayakan bagi harmoni antarumat beragama dan antarperadaban di seluruh dunia, termasuk ancaman perdamaian keamanan internasional.  Pihak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga menyatakan sangat prihatin atas rencana sekte kecil evangelis di Amerika Serikat itu untuk menggelar hari pembakaran al-Quran. Aksi sekte The Dove World Outreach Center di Florida pimpinan Terry Jones itu dinilai bertentangan dengan "upaya PBB dan banyak pihak di seluruh dunia dalam menggalakkan toleransi, pemahaman antarbudaya dan saling menghormati antar budaya dan agama." Demikian dinyatakan Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, seperti yang disampaikan oleh juru bicaranya, Farhan Haq, Rabu, 8 September 2010 waktu New York. Departemen Luar Negeri AS lewat juru bicaranya, PJ Crowley, juga ikut menyatakan bahwa tindakan itu dipandang sebagai perbuatan yang tidak mencerminkan sikap dan nilai-nilai Bangsa Amerika, dan bahkan sama tercelanya dengan aksi para teroris pelaku Tragedi 11 September 2001.

Semua Tulisan Penulis :
Perbedaan Zakat Infaq dan Sedekah
8 September 2010, 00:00 | 21.562 hits
Sudah Shalat Ied Hari Jumat, Apa Masih Wajib Shalat Jumat?
7 September 2010, 00:00 | 21.639 hits
Muhammad Al-Fatih Sang Penakluk Konstantinopel 1453
29 August 2010, 00:00 | 27.449 hits
Ramadhan dan TV
15 August 2010, 00:00 | 21.291 hits
Amerika : Negeri Muslim Yang Dimurtadkan (bag. 3)
7 August 2010, 00:00 | 24.138 hits
Amerika : Negeri Muslim Yang Dimurtadkan (bag. 2)
6 August 2010, 00:00 | 20.738 hits
Saatnya Mengubah Sistem Kepemimpinan
5 July 2010, 00:00 | 17.307 hits
Kunjungan ke Universitas Islam Antar Bangsa (IIUM)
22 June 2010, 00:00 | 25.467 hits
Saung Istiqamah KBRI Singapore : Fiqih Minoritas
20 June 2010, 00:00 | 20.129 hits
Mau Dirikan Khilafah? Mulailah Dari Sekarang
8 June 2010, 00:00 | 18.506 hits
Kuliah di LIPIA
6 June 2010, 00:00 | 33.120 hits
Israel vs Umat Islam
5 June 2010, 00:00 | 19.478 hits
Melawan Amerika Ala Jepang
13 March 2010, 00:00 | 18.574 hits
Ensiklopedi Fiqih Online Berbahasa Indonesia
9 March 2010, 00:00 | 25.063 hits
45 Jilid Ensiklopedi Fiqih Terlengkap
4 March 2010, 00:00 | 28.963 hits
Printing On Demand (Mencetak Buku Sebiji)
28 February 2010, 00:00 | 29.863 hits
Hukum Lelang
20 February 2010, 00:00 | 19.626 hits
Nikah Siri : Solusi Atau Intimidasi?
18 February 2010, 00:00 | 26.160 hits
Wakaf Buku Fiqih Mawaris, Mau?
13 February 2010, 00:00 | 21.543 hits
Dengar Ceramah HAMKA di Youtube
12 February 2010, 00:00 | 22.097 hits
Kitab Online Hasil Scan = Bajakan?
10 February 2010, 00:00 | 28.240 hits
Pelatihan Dasar Faraidh (PDF) di DU CENTER
22 January 2010, 00:00 | 18.876 hits
Tabel Waris,  Materi dan Buku For Free
16 January 2010, 00:00 | 24.895 hits
Iblis Liberal
26 December 2009, 00:00 | 20.796 hits
Berpindah-Pindah Madzhab
7 December 2009, 00:00 | 16.840 hits
Wakaf Ilmu :Metode Mendatangkan Pahala Abadi
12 October 2009, 00:00 | 20.425 hits
Jam Gempa & Klenik Nomor Ayat Al-Quran
8 October 2009, 00:00 | 36.336 hits
Alahumma Laka Shumtu : Hadits Dhaif?
10 September 2009, 00:00 | 25.840 hits
Ramadhan dan Polisi
7 September 2009, 12:23 | 18.671 hits
Dilemma PNS Jujur
3 September 2009, 00:00 | 20.215 hits
Ramadhan : Bulan Petasan?
26 August 2009, 00:00 | 32.685 hits
Ramadhan dan Produktifitas Kerja
25 July 2009, 00:00 | 19.445 hits
Bercermin Dengan Yahudi (2)
16 June 2009, 00:00 | 17.351 hits
Bercermin Dengan Yahudi (1)
15 June 2009, 00:00 | 19.184 hits
Masuknya Islam ke Indonesia
13 June 2009, 00:00 | 31.889 hits
Buya Hamka dan KH Abdullah Syafi`i
7 June 2009, 00:00 | 25.630 hits
Daftar Tempat Ceramah
31 January 2009, 00:00 | 27.239 hits
Hukum Musik Dalam Pandangan Syariah
31 January 2009, 00:00 | 22.183 hits
Ke Al-Jazeera Channel Doha Qatar
21 September 2008, 00:00 | 25.285 hits
Qatar Selayang Pandang
20 September 2008, 00:00 | 30.373 hits
Ceramah ke Qatar
19 September 2008, 00:00 | 19.162 hits
Tunjangan Bayi Jepang 30 Juta Per Tahun Per-anak
6 May 2008, 00:00 | 15.327 hits
Mengunjungi Hiroshima (Dakwah ke Jepang bag. 5)
5 May 2008, 00:00 | 32.980 hits
Jadwal Ceramah (Dakwah ke Jepang bag. 4)
4 May 2008, 00:00 | 24.878 hits
Masjid Kobe (Dakwah ke Jepang bag. 3)
3 May 2008, 00:00 | 15.659 hits
Islam dan Jepang ((Dakwah ke Jepang bag. 2)
2 May 2008, 00:00 | 21.597 hits
Dakwah ke Jepang (bag. 1)
1 May 2008, 00:00 | 13.557 hits
Haji Basir (bag. 2)
9 September 2007, 00:00 | 10.846 hits
Haji Basir
9 June 2007, 00:00 | 15.857 hits
Lahir di Mesir
8 June 2007, 00:00 | 17.928 hits