Qatar Selayang Pandang | ahmadsarwat.com

Qatar Selayang Pandang

Sat 20 September 2008 00:00 | 30373

Qatar adalah sebuah negara sebesar 1/3 luas Jawa Barat (160km2), dengan jumlah penduduk asli hanya 200.000 jiwa. Sedangkan pendatangnya jauh lebih banyak. Yang paling banyak dari India, bahkan jumlahnya mencapai 2 kali lipat dari jumlah penduduk asli. Meski dataran Qatar terdiri dari gurun pasir, namun ketika terjadi booming minyak pada tahun 1940-an, Qatar berubah menjadi negara petrodollar. Diperkirakan cadangan minyak negeri ini sebesar 15 miliar barel (2,4 km³). Dibandingkan Indonesia, penduduk Qatar hanya 1/1000-nya, tapi produksi minyaknya hampir menyamai Indonesia, sedangkan produksi gas alamnya sudah jauh mengungguli Indonesia. Tempat tertinggi di Qatar adalah di Jabal Dukhan. Area ini mengandung jumlah gas alam yang sangat besar. Nyaris susah ditemukan mobil jelek dan murah di Qatar. Bajaj dan Metromini ala Jakarta yang jalannya semau gue, hanya sopirnya dan Alllah SWT saja yang tahu dia mau belok atau berhenti dimana, sudah pasti tidak ada. Teman-teman panitia yang menjemput kami di Bandara Internationa Dauhah datang dengan dua mobil keren untuk Jakarta. Mercedes Kompressor yang di Jakarta baru bisa dibeli dengan harga 700-an, dibeli oleh mereka dengan nilai sangat murah, kalau dirupiahkan hanya 300-an juta. Apalagi bensin sangat murah disini. Kalau dirupiahkan, bensin super jatuhnya cuma Rp. 1.500,-. Murah kan? Jadi kampaye hemat BBM atau antrian minyak tanah seperti di kampung Indonesia, tidak ada di Qatar sini. Naik harga minyak dunia, justru membawa berkah tersendiri buat negara penghasil BBM. Mestinya, Indonesia juga mengalami seperti yang dialami Qatar. Tapi kok kita malah melarat. Aneh bin ajaib. Kebanyakan penduduk Qatar beragama Islam. Selain etnik Arab, Qatar juga terdiri dari banyak ekspatriat yang bekerja di Qatar dalam industri minyak. Kebanyakan ekspatriat berasal dari Asia Selatan, yaitu wilayah India, Pakistan dan Maladewa. Kebanyakan Muslim di Qatar mengikuti aliran Islam Sunnah, sedangkan yang mengikuti Syi`ah hanya 3 %. Sedangkan penganut Kristen kebanyakan berasal dari ekspatriat asal Eropa yang bekerja di Qatar. Meskipun berada di kawasan Arab, hukum di Qatar cenderung lebih bebas dan liberal. Dibawah kepemimpinan Emir Qatar, Hamad bin Khalifa Al-Thani, Qatar mengalami modernisasi dan liberalisasi. Seperti misalnya, alkohol diperbolehkan dalam jumlah terbatas saja. Di jalan-jalan di kota Doha (baca : Dauhah), jangan kaget kalau kita bisa menemukan wanita mengemudi mobil sendiri, sesuatu yang tidak mungkin bisa kita lihat di Mekkah, Madinah atau kota-kota lain di Saudi Arabia.

Semua Tulisan Penulis :
Ceramah ke Qatar
19 September 2008, 00:00 | 19.162 hits
Tunjangan Bayi Jepang 30 Juta Per Tahun Per-anak
6 May 2008, 00:00 | 15.327 hits
Mengunjungi Hiroshima (Dakwah ke Jepang bag. 5)
5 May 2008, 00:00 | 32.980 hits
Jadwal Ceramah (Dakwah ke Jepang bag. 4)
4 May 2008, 00:00 | 24.878 hits
Masjid Kobe (Dakwah ke Jepang bag. 3)
3 May 2008, 00:00 | 15.659 hits
Islam dan Jepang ((Dakwah ke Jepang bag. 2)
2 May 2008, 00:00 | 21.597 hits
Dakwah ke Jepang (bag. 1)
1 May 2008, 00:00 | 13.557 hits
Haji Basir (bag. 2)
9 September 2007, 00:00 | 10.846 hits
Haji Basir
9 June 2007, 00:00 | 15.857 hits
Lahir di Mesir
8 June 2007, 00:00 | 17.928 hits