Masjid Kobe (Dakwah ke Jepang bag. 3) | ahmadsarwat.com

Masjid Kobe (Dakwah ke Jepang bag. 3)

Sat 3 May 2008 00:00 | 15659

Jangan keliru menyebutkan nama masjid ini. Bukan Masjid Kuba, tapi namanya Masjid Kobe. Kalau Masjid Kuba adanya di Madinah Saudi Arabia. Sedangkan masjid ini disebut masjid Kobe, karena terletak di kota Kobe Jepang, 500 km dari Tokyo. Masjid ini tetap kokoh meski kota Kobe pernah rata dengan tanah karena bom, dan pernah dilanda gempa hebat tahun 1995. Masjid Kobe boleh dibilang sebagai masjid pertama di Jepang. Didirikan pada tahun 1928 atas prakarsa pedagang muslim India yang membentuk Islamic Committee for Kobe. Seorang tokohnya, Mr. A.K Bochia pergi ke India untuk mengumpulkan donasi pembangunan masjid.

Menurut salah satu sumber, arsitektur masjid Kobe dikerjakan oleh seorang India dengan nuansa kental bangunan-bangunan di Turki. Masjid Kobe berfungsi normal pada tahun 1935, setelah mendapat persetujuan dari emperor. Masjid ini menjadi persinggahan ibadah bagi pedagang, guru, mahasiswa muslim yang merantau ke Jepang.

Dibuka secara resmi dengan solat pertama pada Oktober 1935. Masjid Kobe setelah itu terkenal dengan sebutan Mecca of Japan

Utuh Meski Dibom Amerika

Tahun 1945, Jepang terlibat perang Dunia Kedua. Jepang kalah karena Nagasaki dan Hiroshima dibom Atom oleh Amerika. Saat itu, kota Kobe juga tidak ketinggalan menerima akibatnya. Boleh dibilang Kobe menjadi rata dengan tanah, kecuali hanya sebuah bangunan saja yang masih gagah berdiri, itulah Masjid Kobe.

Tetap Utuh Meski Diguncang Gempa tahun 1995

Kekokohan Masjid Kobe diuji lagi dengan Gempa Bumi paling dahsyat tahun 1995. Tepatnya pada pukul 05.46 Selasa, 17 Januari 1995. Gempa ini sebenarnya bukan hanya menimpa Kobe saja, tapi juga kawasan sekitarnya seperti South Hyogo, Hyogo-ken Nanbu dan lainnya.

Para ahli menyebutkan bahwa gempa itu disebabkan oleh tiga buah lempeng yang saling bertabrakan, yaitu lempeng Filipina, lempeng Pasifik, dan lempeng Eurasia.

Meski hanya berlangsung 20 detik, namun gempa ini memakan korban jiwa sebanyak 6.433 orang, yang sebagian besar merupakan penduduk kota Kobe. Selain itu gempa Kobe juga mengakibatkan kerusakan besar kota seluas 20 km dari pusat gempa.Â

Gempa bumi besar Hanshin-Awaji merupakan gempa bumi terburuk di Jepang sejak Gempa bumi besar Kanto 1923 yang menelan korban jiwa 140.000 orang.

Namun hingga kini masjid Kobe tetap berdiri kokoh dan tegak, seakan tidak tergoyahkan meski didera berbagai bencana. Semoga dakwah Islam di Jepang setegar masjid ini.

Semua Tulisan Penulis :
Islam dan Jepang ((Dakwah ke Jepang bag. 2)
2 May 2008, 00:00 | 21.597 hits
Dakwah ke Jepang (bag. 1)
1 May 2008, 00:00 | 13.557 hits
Haji Basir (bag. 2)
9 September 2007, 00:00 | 10.846 hits
Haji Basir
9 June 2007, 00:00 | 15.857 hits
Lahir di Mesir
8 June 2007, 00:00 | 17.928 hits