Dakwah ke Jepang (bag. 1) | ahmadsarwat.com

Dakwah ke Jepang (bag. 1)

Thu 1 May 2008 00:00 | 13557

Tahun 2008 lalu, Keluarga Masyarakat Islam Indonesia (KMII) meminta kesediaan saya untuk memenuhi undangan berceramah di Jepang. Tiap tahun Jepang punya liburan bersama yang disebut dengan goden week. Selain undangan resmi dari pihak KMII, dokumen yang diperlukan lumayan banyak juga. Ada rekomendasi dari pihak KBRI di Tokyo hingga bahkan e-ticket Garuda yang cukup diperlihatkan di konter Garuda Bandara saat keberangkatan.

 

Jadi yang kami kerjakan cukup datang ke Kedutaan Besar Jepang di Jakarta untuk meminta visa. Alhamdulillah, surat sakti sudah dikirim sebelumnya oleh KBRI kita di Jepang kepada Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, sehingga semua persyaratan rasanya memang dimudahkan.

Dan ini yang menarik, semua persyaratan memang sudah ditulis di situs kedutaan besar Jepang, maka tidak ada masalah bagi kami untuk melengkapi semua dokumen perjalanan. Semua formulir yang harus diisi sudah disediakan dalam bentuk file pdf, sehingga kami tinggal mendownloadnya saja. Bahkan berapa lama proses permohonan visa itu selesai, juga tercantum dengan lengkap.

Kesan keteraturan, profesional dan ketertiban sudah terasa sejak masuk ke Kedutaan Besar Jepang di Jakarta. Nyaris tidak ada suara ribut atau berisik, semua pemohon dilayani dengan baik, ramah dan full senyum. Terima kasih buat para staf Kedutaan Jepang, jarang-jarang kami mengurus visa dilayani dengan sebegitu baik dan profesional.

Tidak seperti yang di beberapa kedutaan lainnya, dimana para pemohon visa antri berjam-jam kepanasan dan kehujanan, sama sekali tidak diberi tempat untuk sekedar menghormati tamu resmi. Entah, kenapa ya ada kebijakan yang seperti itu.

Dr. Salim Segaf Al-Jufri, guru kami yang kini menjabat Duta Besar Indonesia buat Saudi Arabia, menceritakan bahwa warga Saudi Arabia yang mengajukan permohonan visa ke Indonesia, dilayani dengan sangat baik oleh KBRI kita di Riyadh.

Saat itu beliau bilang,Tolong Antum sampaikan di media bagaimana sikap kurang menghargai kepada bangsa kita yang mengajukan permohonan visa dari pihak Kedutaan Besar Saudi Arabia di Jakarta. Mereka itu ke Saudi Arabia sebagai tamu resmi, bukan pendatang gelap. Bahkan mereka bayar visa kok. Sehingga pemerintah Saudi Arabia dapat devisa dari bangsa kita, tambah beliau.

Golden Week

Kesempatan memenuhi undangan ceramah terkait dengan even Golden Week yang merupakan liburan panjang di Jepang. Konon tiap tahun di Jepang ada libura massal selama seminggu, biasanya pada bulan Mei tiap tahunnya. Kalau di Indonesia kira-kira seperti liburan lebaran.

Jadi KMII memanfaatkan liburan Golden Week ini untuk mengadakan ceramah dan pengajian, dengan mendatangkan kami, selain untuk berdakwah tentunya untuk bersilaturrahim ke Jepang dan bertemu langsung dengan masyarakat Indonesia disana.

Teman-teman yang pernah kuliah di Jepang memberi informasi bahwa mereka senang sekali kalau bisa didatangi oleh para ustadz dari negeri sendiri, setidaknya bisa mengobati kerinduan mereka yang setia membaca tulisan beliau di situs Eramuslim.com untuk bertemu langsung dengan nara sumber rubrik Ustad Menjawab.

Rupanya banyak juga pembaca Eramuslim di negeri Jepang, ada yang jadi diplomat, ada yang jadi pekerja, tapi yang paling besar adalah mereka sedang menempuh pendidikan, baik S-1, S-2 atau pun S-3. Info itu kami dapatkan dari sababat kami Dr. Romy Satria Wahono, yang punya ilmukomputer.com itu. Beliau ternyata juga jebolan dari negeri ini. Dalam chatting beliau banyak memberi informasi keberadaan dakwah Islam, khususnya masyarakat Indonesia disana.

bersambung

Semua Tulisan Penulis :
Haji Basir (bag. 2)
9 September 2007, 00:00 | 10.846 hits
Haji Basir
9 June 2007, 00:00 | 15.857 hits
Lahir di Mesir
8 June 2007, 00:00 | 17.928 hits