Ahmad Sarwat, Lc., MA

Profil

Ahmad Sarwat, Lc.,MA menempuh pendidikan S1 pada Fakultas Syariah jurusan Perbandingan Mazhab di Universitas Islam Al-Imam Muhammad Ibnu Suud Al-Islamiyah milik pemerintah Kerajaan Saudi Arabia, yang lokasinya di Jakarta. Kampus itu lebih akrab dikenal dengan sebutan LIPIA.

Ahmad Sarwat melanjutkan kuliah di Institut ilmu Al-Quran Jakarta, pada konsentrasi Ulumul-Quran dan Ulumul Hadits, dan berhasil meraih gelar Magister. Dan saat meneruskan ke jenjang Strata 3 di Insitut Ilmu Al-Quran (IIQ) Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir.

Sejak lulus kuliah di LIPIA aktif menjawab banyak pertanyaan syariah yang masuk ke kantor tempat bekerja, yaitu Pusat Konsultasi Syariah. Tugas menjawab soal-soal syariah inilah yang kemudian menempa Ahmad Sarwat untuk lebih tekun lagi membuka lembar-lembar kitab-kitab fiqih mulai dari yang klasik sampai kontemporer, termasuk ketika Ahmad Sarwat mengasuh rubrik ustadz menjawab pada beberapa situs keislaman.

Saat ini Ahmad Sarwat menjabat sebagai Direktur Rumah Fiqih Indonesia (www.rumahfiqih.com), sebuah institusi nirlaba yang bertujuan melahirkan para kader ulama di masa mendatang, dengan misi mengkaji ilmu fiqih perbandingan yang original, mendalam, serta seimbang antara mazhab-mazhab yang ada.

Selain aktif menulis, juga menghadiri undangan dari berbagai majelis taklim baik di masjid, perkantoran atau pun di perumahan di Jakarta dan sekitarnya. Ahmad Sarwat juga sering diundang menjadi pembicara ke pelosok daerah seperti Bandung, Palembang, Pekan Baru, Duri, Balikpapan, Samarinda, Bontang, Surabaya, dan lalinnya. Dan juga menjadi pembicara di mancanegara seperti Jepang, Qatar, Mesir, Singapura, Hongkong dan lainnya.

Namun yang paling banyak dilakukan oleh Ahmad Sarwat adalah menulis karya dalam ilmu fiqih. Setidaknya sudah ada 55 naskah buku fiqih yang telah ditulis, yang terdiri dari 18 jilid Seri Fiqih Kehidupan, 19 jilid Tanya Jawab Syariah, 15 jilid buku lepas dan 4 jilid buku tentang Kampus Syariah. Kalau dihitung total sudah lebih dari 19 ribuan halaman.

Lahir dari pasangan KH. Drs. Moch Machfudz Basir, seorang putera asli betawi, dan ibu Dra. H. Chodidjah Djumali, MA yang berasal dari Sleman Yogyakarta. Keduanya menikah dan sempat tinggal di Cairo Mesir, sesuai menempuh pendidikan di Al-Azhar University dan Cairo University. Ahmad Sarwat adalah putera pertama dari pasangan ini yang lahir pada 19 September 1969 di Cairo Mesir.

Saat ini Ahmad Sarwat tinggal di Daarul-Uluum Al-Islamiyah (DU CENTER), Jalan Karet Pedurenan no. 53 Setiabudi Kuningan Jakarta Selatan. Daarul-Uluum Al-Islamiyah adalah sebuah yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan keagamaan. Ahmad Sarwat menjadi ketua umum yayasan ini yang membawahi tiga unit pendidikan formal, TK, Madrasah Ibtidaiyah, dan SMK dengan total murid sekitar 1000-an siswa.

Terakhir, Ahmad Sarwat mendirikan Rumah Fiqih Indonesia. RUMAH FIQIH adalah sebuah institusi non-profit yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan dan pelayanan konsultasi hukum-hukum agama Islam. Didirikan dan bernaung di bawah Yayasan Daarul-Uluum Al-Islamiyah yang berkedudukan di Jakarta, Indonesia.